
Jakarta, justinstago Indonesia
—
Presiden
Prabowo Subianto
mengungkapkan program peremajaan
tebu
di Indonesia sempat tidak berjalan selama 12 tahun.
Informasi itu ia peroleh dari laporan Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman yang kini menargetkan peremajaan tebu dipercepat hingga rampung dalam dua tahun.
“Tadi Menteri Pertanian (Amran) menyampaikan kepada saya bahwa sudah 12 tahun tidak ada peremajaan tebu. Dua belas tahun. Kita sekarang akan meremajakan semua tebu yang kita miliki,” ujar Prabowo dalam acara panen raya serentak di seluruh Indonesia di Malang, Jawa Timur, Jumat (17/7).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Prabowo mengungkapkan Amran melaporkan program peremajaan tebu saat ini dirancang mencakup 100 ribu hektare per tahun. Dengan target tersebut, program diperkirakan selesai dalam waktu empat tahun.
Namun, setelah berdiskusi lebih lanjut, Prabowo mengatakan Amran menyatakan peremajaan tebu dapat diselesaikan dalam waktu yang lebih singkat.
“Mentan (Amran) yang melaporkan kepada saya program kita sekarang adalah 100 ribu hektare per tahun, dan dengan demikian akan dicapai dalam empat tahun. Tapi setelah saya tanya lagi ke beliau, dengan gagah dan berani beliau mengatakan, ‘Pak, kita bisa dalam dua tahun’,” ujarnya.
Prabowo kemudian menanggapi target tersebut dengan berkelakar agar Amran tetap menjaga kesehatannya selama menjalankan program percepatan peremajaan tebu.
“Saya bilang, ‘Bagus, tapi jangan masuk rumah sakit, Mentan.’ Jadi dua tahun, tapi you enggak masuk rumah sakit. Negara dan bangsa masih butuh kau. Menteri-menteri jangan ambruk. Kalau mau ilmu nanti saya kasih ilmu,” ujar Prabowo.
Dalam kesempatan sama, Prabowo juga menyinggung sejumlah program yang tengah dijalankan pemerintah di sektor pangan dan sumber daya alam.
Ia mengatakan target swasembada pangan telah tercapai, sementara pemerintah kini mengupayakan swasembada energi dan mulai merintis swasembada air agar masyarakat memiliki akses terhadap air bersih maupun air untuk kebutuhan pertanian.
Selain itu, Prabowo mengatakan pemerintah tengah melakukan penertiban terhadap berbagai aktivitas ilegal, mulai dari penyelundupan, pertambangan ilegal, perkebunan ilegal, perikanan ilegal, hingga praktik perdagangan yang melanggar aturan.
“Kita sedang mengadakan penertiban besar-besaran terhadap semua kegiatan ilegal, penyelundupan, kegiatan tambang ilegal, kegiatan perkebunan ilegal, kegiatan perikanan ilegal, permainan-permainan dagang yang ilegal. Pekerjaan kita besar. Tapi insyaallah, dengan tekad, dengan hati, dengan kehendak, kita akan mencapai yang kita inginkan,” ujar Prabowo.
[Gambas:Video justinstago]
(del/sfr)
Add
as a preferred
source on Google
Baca lagi: Deddy PDIP: Warga Perbatasan Kaltara Ancam Pindah ke Malaysia
Baca lagi: Mercedes-AMG Rilis Livery Baru untuk F1 2026
Baca lagi: Solusi Cuaca Panas, Ada Mi Instan yang Cukup Diseduh Air Dingin




2 Responses
Terima kasih sudah membagikan wawasan ini. Buat yang ingin memperdalam topik ini, bisa juga mampir ke https://blogs.bgsu.edu/achallu/2011/07/jaume-vicens-vives-award/ untuk referensi tambahan.
Terima kasih atas artikel yang luar biasa ini! Saya juga menemukan bacaan yang sejalan dan tidak kalah menarik di https://vote.sparklit.com/comments.spark?contentID=1161530&page=1651&action=viewTopic&commentID=all&pollID=1114423, sangat pas untuk referensi tambahan.