
Jakarta, justinstago Indonesia
—
Menteri Koordinator Bidang Pangan
Zulkifli Hasan
sebut Koperasi Desa Merah Putih (
Kopdes
Merah Putih) bakal disiapkan menjadi infrastruktur pemerintah berupa kantor tunggal untuk menyalurkan berbagai bantuan kepada masyarakat (
bansos
).
Pria yang akrab disapa Zulhas menjelaskan hal tersebut sesuai dengan arahan Presiden Prabowo Subianto untuk menyelesaikan kesalahpahaman Kopdes Merah Putih di publik.
“Kopdes itu adalah infrastruktur pemerintah. Untuk apa? Seluruh koperasi desa itu akan menjadi kantor tunggal. (Untuk menyalurkan) Seluruh bantuan-bantuan pemerintah melalui Kopdes,” ujar Zulhas dalam acara Seminar Nasional KDKMP di Gedung Sasana Kriya TMII, Jakarta Timur, Kamis (16/7).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dalam paparannya, Zulhas menyampaikan berbagai bantuan pemerintah untuk masyarakat, di antaranya bantuan 10 kilogram (kg) beras Program Keluarga Harapan (PKH), bantuan tunai untuk masyarakat miskin desil 1 dan 2, serta bantuan pertanian akan disalurkan melalui Kopdes Merah Putih.
“Selama Indonesia merdeka baru sekarang pemerintah punya infrastruktur untuk membantu memajukan desa. Apalagi? Bantuan-bantuan yang ada subsidi pupuk harus Kopdes. Apalagi gas melon, bantuan subsidi, harus melalui Kopdes, bibit-bibit yang disubsidi pemerintah harus melalui Kopdes,” terangnya.
Selain itu, pemerintah juga mencanangkan Kopdes Merah putih sebagai
offtaker
atau menyerap hasil panen dari petani dan peternak di desa. Salah satunya, saat harga gabah kering panen turun hingga di bawah Rp6.500 per kg, maka Kopdes akan membelinya agar petani tidak dirugikan.
[Gambas:Youtube]
“Dia (Kopdes Merah Putih) sebagai
offtaker,
kalau nanti panen petani-petani kita, kita sudah janji berpihak kepada rakyat petani Indonesia, tidak boleh tawar,” ungkap Zulhas.
“Kalau harga jagung di bawah standar, koperasi yang beli. Kalau nelayan dirugikan, harga ikan murah Koperasi Kampung Nelayan Merah Putih yang akan beli. Itu hanya modal dasar, nanti banyak pengembangan-pengembangan lain,” sambungnya.
(fln/ins)
Add
as a preferred
source on Google
Baca lagi: Mengenal Destiny Matrix, Metode Membaca Pola Diri dari Tanggal Lahir
Baca lagi: Wamendagri Sebut Perbaikan Tata Kelola Dana Otsus Papua Jadi Prioritas
Baca lagi: KPop Demon Hunters Masih Betah di Top 10 Netflix 56 Pekan Beruntun




3 Responses
Wah, tulisannya daging semua nih. Makasih sharing-nya min! Btw kalau ada yang mau cari referensi tambahan, cek aja di https://dl.nanet.go.kr/detail/NONB1200918550 karena mirip-mirip pembahasannya.
Makasih min infonya, ngebantu banget buat tugas saya. Kebetulan sumber lain yang saya pakai dari https://www.newswire.co.kr/newsRead.php?no=284021 juga mengulas hal serupa.
Insightful banget bacanya pagi-pagi gini. Kalau ada yang penasaran sama studi kasus lainnya, coba deh intip https://kldp.org/comment/279594 di situ lengkap juga.